Bawaslu Kota Makassar Ikuti Evaluasi Efektivitas Strategi Pencegahan Pelanggaran Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024
|
Ketua, Anggota, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Makassar menghadiri kegiatan Evaluasi Efektivitas Strategi Pencegahan Pelanggaran pada Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara virtual melalui zoom meeting, Minggu–Selasa, 23–25 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran Bawaslu tingkat kabupaten/kota se-Indonesia.
Kegiatan dibuka langsung oleh Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Lolly Suhenty, yang menekankan pentingnya evaluasi sebagai bagian dari upaya memperkuat strategi pencegahan pelanggaran pada penyelenggaraan pemilu dan pemilihan mendatang.
Evaluasi ini menjadi momentum bagi jajaran pengawas pemilu untuk melihat kembali efektivitas berbagai strategi pencegahan yang telah diterapkan selama tahapan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. Selain mengukur capaian, forum tersebut juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai kendala, tantangan, serta praktik baik yang ditemui jajaran Bawaslu di masing-masing daerah.
Salah satu hasil evaluasi menekankan pentingnya pemetaan kerawanan yang berbasis pada data dan kondisi nyata di lapangan. Pengoptimalan implementasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) menjadi salah satu instrumen penting dalam membaca potensi kerawanan secara lebih tepat, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara terukur, tepat sasaran, dan sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah.
Melalui evaluasi tersebut, jajaran Bawaslu diharapkan tidak hanya mampu memahami berbagai kekurangan dalam pelaksanaan strategi pencegahan, tetapi juga menjadikan pengalaman pada Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 sebagai bahan pembelajaran untuk membangun pola pengawasan yang lebih efektif dan adaptif.
Hasil evaluasi juga diharapkan menjadi acuan strategis bagi pengawas pemilu dalam memperbaiki pola pencegahan, penanganan pelanggaran, dan penegakan hukum, sekaligus memperkuat partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.
Bagi Bawaslu Kota Makassar, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi bagian penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan memastikan setiap strategi pencegahan ke depan dapat disusun berdasarkan karakteristik kerawanan daerah, data yang akurat, serta kebutuhan pengawasan di lapangan.
Dengan evaluasi yang komprehensif, Bawaslu diharapkan mampu merumuskan strategi pencegahan yang semakin efektif, adaptif, kolaboratif, dan responsif terhadap dinamika demokrasi, guna mewujudkan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang berintegritas serta mendapat kepercayaan masyarakat.
Penulis : Humas Bawaslu Kota Makassar