Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Makassar Gagas Lima Inovasi Strategis dalam IKU Tahun 2026

Bawaslu Kota Makassar melaksanakan rapat penguatan kinerja kelembagaan berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2026

Bawaslu Kota Makassar melaksanakan rapat penguatan kinerja kelembagaan berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2026

Makassar (7/1/2026):  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar terus mendorong penguatan kinerja kelembagaan melalui pendekatan inovatif. Berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2026, Bawaslu Kota Makassar tengah menggagas lima perencanaan inovasi strategis yang dirancang oleh seluruh divisi sebagai bagian dari peningkatan kualitas pengawasan dan pelayanan publik.

Ketua Bawaslu Kota Makassar menyampaikan bahwa inovasi menjadi kunci dalam menjawab tantangan pengawasan Pemilu yang semakin kompleks. Oleh karena itu, setiap divisi didorong untuk melahirkan gagasan kreatif yang adaptif, terukur, dan berdampak langsung bagi penguatan demokrasi di Kota Makassar.

“Lima inovasi ini merupakan wujud komitmen Bawaslu Kota Makassar untuk terus berbenah dan beradaptasi. Inovasi bukan sekadar ide, tetapi harus menjadi solusi nyata bagi pengawasan Pemilu yang lebih efektif dan partisipatif,” ujar Ketua Bawaslu Kota Makassar.

Dari Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, satu inovasi disiapkan untuk memperkuat sistem pengelolaan data dan penanganan pelanggaran agar lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan laporan serta mendukung transparansi informasi kepada publik.

Sementara itu, Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa menggagas satu inovasi yang difokuskan pada penguatan pemahaman hukum kepemiluan serta peningkatan kualitas penyelesaian sengketa yang profesional, objektif, dan berkeadilan.

Dari sisi penguatan internal, Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat merancang satu inovasi yang berorientasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan kompetensi, serta pembentukan budaya kerja yang adaptif dan berintegritas.

Adapun Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat menjadi divisi dengan porsi inovasi terbanyak, yakni dua perencanaan inovasi. Kedua inovasi tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan edukasi dan pencegahan pelanggaran Pemilu, sekaligus meningkatkan partisipasi dan kepercayaan publik melalui pendekatan komunikasi yang kreatif dan kolaboratif.

Kelima perencanaan inovasi ini selanjutnya akan disusun secara sistematis dan terukur agar selaras dengan target IKU Bawaslu Kota Makassar Tahun 2026. Inovasi-inovasi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran Bawaslu tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai institusi yang edukatif, responsif, dan dipercaya masyarakat.

Dengan menggagas lima inovasi strategis di tahun 2026, Bawaslu Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengawasan Pemilu yang modern, berintegritas, serta berpihak pada kepentingan demokrasi dan masyarakat.

Penulis : @rminth