Bawaslu Makassar Gelar Uji Petik PDPB, Temukan Puluhan Data Pemilih Meninggal Dunia
|
Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Menjelang pelaksanaan Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, Bawaslu Kota Makassar bergerak cepat melakukan pengawasan. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan uji petik yang menyasar dua wilayah, yakni Kelurahan Maloku di Kecamatan Ujung Pandang dan Kelurahan Maradekaya di Kecamatan Makassar pada Senin (29/6/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Makassar, Erick David Andreas bersama Tim Bawaslu Kota Makassar. Pengawasan langsung ke tingkat kelurahan ini dilakukan guna memastikan validitas dan akurasi data pemilih sebelum pelaksanaan rapat pleno.
Berdasarkan hasil pengawasan lapangan dan pencocokan data di dua kelurahan tersebut, Tim Bawaslu menemukan puluhan data warga yang telah meninggal dunia.
Di Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, tercatat ada total 29 data warga meninggal dunia dalam kurun waktu tahun 2025 hingga 2026. Sementara itu, di Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, tim mendapati sebanyak 3 orang data warga yang meninggal dunia sepanjang tahun 2026.
Temuan ini menjadi catatan penting bagi Bawaslu Kota Makassar untuk segera dikoordinasikan dengan pihak terkait. Pembersihan data pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat (TMS) seperti warga yang telah meninggal dunia sangat krusial dilakukan demi mencegah potensi penyalahgunaan data dan menjaga integritas daftar pemilih pada pemilu mendatang.
Humas Bawaslu Kota Makassar