Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sulsel Matangkan Persiapan P2P 2026, Kick-Off digelar 12 Mei

Bawaslu Kota Makassar

Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2026 secara daring bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. Rapat ini mematangkan persiapan teknis menjelang dimulainya program penguatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

Dalam rapat tersebut dikonfirmasi bahwa jadwal Kick-Off pelaksanaan P2P akan dilaksanakan pada 12 Mei 2026. Seremonial pembukaan diagendakan bakal dipandu langsung oleh Bawaslu RI dan disiarkan secara live melalui kanal YouTube resmi Bawaslu RI, sehingga dapat diakses oleh seluruh jajaran dan calon peserta di seluruh Indonesia.

Berbeda dengan pola konvensional, tahapan awal P2P tahun ini menitikberatkan pada kemandirian peserta. Adapun skema pembelajarannya adalah Peserta akan menerima materi dalam bentuk audio visual (video) dan modul yang dikirimkan oleh panitia, proses pembelajaran mandiri ini berlangsung selama satu minggu atau 6 hari sebelum memasuki tahapan pendalaman materi secara luring (tatap muka), elama menyimak video dan membaca modul, peserta diwajibkan menyusun catatan kritis dari setiap materi yang dipelajari.

"Catatan kritis ini wajib dikumpulkan paling lambat satu hari sebelum kegiatan luring dimulai. Ini akan menjadi bahan diskusi agar pertemuan tatap muka lebih berkualitas dan mendalam," ungkap Drs. Saiful Jihad, Anggota Bawaslu Sulsel saat rapat sesi daring tersebut.

Selanjutnya akan ada free tes sebelum kegiatan luring untuk mengukur pemahaman awal peserta setelah belajar mandiri dan post tes setelah pendalaman materi luring untuk mengukur sejauh mana peningkatan kompetensi peserta.

Melalui skema P2P 2026 ini, Bawaslu berharap lahirnya pengawas partisipatif yang tidak hanya memiliki semangat tinggi, tetapi juga pemahaman literasi pengawasan yang tajam dan solutif.

Penulis : Humas Bawaslu Kota Makassar