Hadirkan Bawaslu di Kampus, FH Universitas Sawerigading Siap Cetak Mahasiswa Melek Hukum Pemilu
|
MAKASSAR – Fakultas Hukum Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar resmi menjalin kemitraan strategis dengan Bawaslu Kota Makassar, Kamis (16/07/2026). Bertempat di Kantor Bawaslu Kota Makassar, Jalan Letjen Hertasning No. 11, kedua lembaga menandatangani kesepakatan tertulis mengenai pendidikan politik dan pengawasan pemilu partisipatif. Langkah ini menjadi jembatan penting bagi dunia akademik untuk berkontribusi langsung dalam proses demokrasi. Melalui kerja sama ini, perwakilan Fakultas Hukum UNSA menyampaikan komitmennya untuk mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengawal jalannya pesta demokrasi."Terima kasih yang sebesar-besarnya atas penerimaan Bawaslu Kota Makassar hari ini. Selama ini, adik-adik mahasiswa sangat ingin mendalami bagaimana teknis kepemiluan yang sebenarnya serta bagaimana peran nyata Bawaslu. Lewat kerja sama ini, kami berharap bisa menghadirkan perwakilan Bawaslu untuk memberikan Kuliah Tamu bagi mahasiswa kami," ujar perwakilan dari pihak Universitas Sawerigading saat membacakan sambutan tertulis.Gayung bersambut, Ketua Bawaslu Kota Makassar Dr. Dede Arwinsyah, S.H., M.H. menyambut baik rencana tersebut. Bawaslu berkomitmen menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk belajar, melakukan riset, serta terlibat dalam agenda sosialisasi pencegahan pelanggaran pemilu. Dalam kesempatan itu, Dede juga memperkenalkan jajaran struktural Bawaslu Makassar yang hadir, termasuk bagian Hukum dan Humas, serta mengapresiasi kehadiran para staf dan adik-adik mahasiswa yang ikut mengawal jalannya acara penandatanganan ini."Kami sangat bersyukur atas kehadiran Bapak, Ibu, dan adik-adik mahasiswa hari ini. Pertemuan ini adalah awal yang baik bagi hubungan kekeluargaan antara Universitas Sawerigading dan Bawaslu Kota Makassar. Kami siap menindaklanjuti poin-poin kerja sama ini ke tahapan aksi nyata," tutup Dede.Perjanjian kerja sama ini mencakup kolaborasi di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Evaluasi berkala minimal satu kali dalam setahun akan terus dilakukan untuk memastikan program Kuliah Tamu dan pengawasan partisipatif berbasis kampus ini berjalan optimal dan berdampak luas.
Penulis : @rminth