Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Makassar Sampaikan Harapan Penguatan Pengawasan Partisipatif di Tahun 2026
|
Makassar – Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kota Makassar, Risal Suaib, S.IP, menyampaikan harapannya agar pengawasan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2026 semakin kuat melalui pendekatan pencegahan yang sistematis dan peningkatan partisipasi aktif masyarakat.
Menurut Risal, tantangan pengawasan ke depan tidak hanya terletak pada penindakan pelanggaran, tetapi justru pada kemampuan Bawaslu dan masyarakat dalam mencegah pelanggaran sejak dini. “Pencegahan adalah kunci utama menjaga integritas Pemilu. Semakin kuat pencegahan, semakin kecil potensi pelanggaran yang terjadi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat akan terus mendorong penguatan pengawasan partisipatif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemilih pemula, komunitas lokal, organisasi masyarakat sipil, hingga media. Keterlibatan publik dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Risal juga menaruh perhatian besar pada isu-isu strategis seperti pencegahan politik uang dan pengawasan netralitas ASN. Menurutnya, kedua isu tersebut memerlukan sinergi yang kuat antara Bawaslu, pemangku kepentingan, dan masyarakat. “Pengawasan tidak bisa hanya dilakukan oleh Bawaslu. Dibutuhkan keberanian masyarakat untuk menolak, melapor, dan ikut mengawasi,” katanya.
Di tahun 2026, Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kota Makassar berkomitmen untuk meningkatkan literasi demokrasi melalui sosialisasi dan edukasi pengawasan yang lebih masif dan inovatif. Pemanfaatan media digital, konten edukatif, serta pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda menjadi salah satu fokus utama.
Selain itu, Risal berharap kepercayaan publik terhadap Bawaslu semakin meningkat seiring dengan terbukanya akses informasi dan komunikasi yang transparan. “Kami ingin Bawaslu hadir sebagai lembaga yang terbuka, mudah diakses, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Risal Suaib mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal demokrasi. “Pemilu yang berintegritas tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Bersama rakyat, kita awasi Pemilu,” pungkasnya.
Penulis : @rminth