Menjaga Demokrasi dari Lorong: Harapan Besar Bawaslu Makassar di Hari Jadi ke-18
|
Gemini berkata
MAKASSAR – Memperingati hari jadi ke-18 Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Makassar menyampaikan pesan strategis untuk memperkuat kedekatan lembaga dengan warga. Dalam momentum bersejarah ini, ditegaskan bahwa tugas utama pengawas saat ini adalah memastikan masyarakat Makassar memiliki keberanian dan tidak lagi merasa takut untuk melaporkan setiap dugaan pelanggaran pemilu yang mereka temui.
Langkah pencegahan diharapkan tidak hanya berhenti pada level administratif, tetapi benar-benar menyentuh hingga ke tingkat lorong-lorong di Kota Makassar. Selain itu, peran Humas diharapkan semakin kreatif dalam mengemas pesan-pesan edukasi agar kesadaran akan pentingnya pengawasan partisipatif dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan mengajak warga Makassar untuk menjadi "mata dan telinga" Bawaslu, diharapkan ruang gerak praktik kecurangan semakin sempit melalui pengawasan semesta yang melibatkan rakyat secara langsung.
Harapan besar ini ditutup dengan ajakan untuk merangkul seluruh elemen warga dalam menjaga kesehatan demokrasi di Kota Daeng. Dengan semangat kolaborasi, Bawaslu Makassar berkomitmen untuk terus hadir bersama rakyat guna memastikan proses demokrasi tetap berjalan di jalur yang benar, adil, dan bermartabat seiring dengan bertambahnya usia lembaga yang kini menginjak 18 tahun.
Humas Bawaslu Kota Makassar