Lompat ke isi utama

Berita

Momentum 18 Tahun Bawaslu RI, Erik David Andreas Dorong Penguatan Kajian Hukum dan Keadilan Bermartabat

Bawaslu Kota Makassar

MAKASSAR – Merayakan hari jadi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia yang ke-18, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Makassar, Erik David Andreas, SH, menekankan pentingnya penguatan supremasi hukum dalam setiap napas pengawasan. Ia menegaskan bahwa di usia yang ke-18 ini, Bawaslu harus semakin matang dalam memayungi setiap tindakan pengawasan dengan landasan regulasi yang kokoh dan kajian hukum yang mendalam agar setiap keputusan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan secara intelektual maupun konstitusional.

Erik David Andreas mengajak seluruh jajaran pengawas di Kota Makassar untuk tidak pernah berhenti memperkaya literasi hukum di tengah dinamika politik yang semakin kompleks. Menurutnya, pemahaman hukum yang tajam adalah modal utama bagi pengawas untuk bertindak secara bijak dan profesional, terutama dalam menangani proses penyelesaian sengketa proses pemilu. Dengan literasi yang mumpuni, setiap gesekan dan dinamika yang terjadi di lapangan diharapkan dapat diselesaikan melalui mekanisme yang bermartabat tanpa mencederai hak-hak demokrasi para pihak.

Harapan besar ini menjadi komitmen Bawaslu Makassar untuk menghadirkan keadilan pemilu yang substantif di Kota Makassar. Erik menegaskan bahwa integritas lembaga hanya bisa terjaga jika setiap langkah pengawasan berpijak pada aturan yang berlaku. Menutup pernyataannya, ia mengucapkan selamat ulang tahun bagi Bawaslu RI dengan harapan agar lembaga pengawas ini terus tumbuh menjadi pilar demokrasi yang disegani karena kedalaman kajian hukumnya serta kebijaksanaannya dalam menjaga kemurnian pesta demokrasi.

Bawaslu Kota Makassar