Lompat ke isi utama

Berita

PRESS RELEASE

Bawaslu Kota Makassar

Press release

 

Perkuat Literasi Demokrasi, Bawaslu Makassar Evaluasi Program Inovatif ‘Ngabuburit Pengawasan’

MAKASSAR, 13 Maret 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar resmi menggelar rapat evaluasi terkait program "Ngabuburit Pengawasan" yang dilaksanakan sepanjang bulan Ramadan 2026. Program ini dinilai sebagai terobosan efektif dalam menyosialisasikan pengawasan partisipatif melalui pendekatan yang santai, inklusif, dan menyasar langsung basis pemilih muda.

Ketua Bawaslu Kota Makassar, Dede Arwinsyah, mengungkapkan bahwa kegiatan yang dikemas dalam bentuk diskusi santai menjelang berbuka puasa ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari kalangan mahasiswa. Sejauh ini, program telah menyambangi empat perguruan tinggi besar di Makassar, yakni Unismuh, Unhas, UIN Alauddin, dan UNIBOS.

"Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari mahasiswa di kampus-kampus yang kami kunjungi. Pendekatan informal seperti ini terbukti lebih diterima untuk mendiskusikan isu-isu pengawasan pemilu yang selama ini dianggap kaku," ujar Dede Arwinsyah.

Berdasarkan data evaluasi yang dihimpun selama pelaksanaan, Bawaslu Makassar mencatat beberapa poin keberhasilan dan rencana pengembangan:

  • Jangkauan Peserta: Terjadi peningkatan interaksi signifikan selama periode kampanye "Ngabuburit Pengawasan", menandakan tingginya minat mahasiswa terhadap pengawasan pemilu.
  • Efektivitas Lokasi: Pemilihan kampus sebagai titik utama dinilai sangat tepat sasaran karena menjadi pusat berkumpulnya pemilih pemula dan intelektual muda.
  • Digitalisasi Konten: Sebagai langkah perbaikan ke depan, Bawaslu akan mengemas hasil diskusi menjadi konten video pendek (reels/TikTok) untuk disebarkan di media sosial agar pesan edukasi menjangkau audiens yang lebih luas.
  • Perluasan Wilayah: Bawaslu berencana menambah titik lokasi kegiatan di sisa masa Ramadan untuk mencakup lebih banyak lapisan masyarakat.

Anggota Bawaslu Makassar Divisi Pencegahan, Risal Suaib, menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah membumikan narasi pengawasan agar tidak hanya menjadi konsumsi internal kantor.

"Kita tidak ingin pengawasan hanya menjadi narasi kaku di kantor. Melalui Ngabuburit Pengawasan, kami memastikan bahwa sambil menunggu berbuka, warga juga mendapatkan asupan edukasi demokrasi yang sehat," tutup Risal.

Melalui evaluasi ini, Bawaslu Makassar berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mencegah pelanggaran pemilu dengan melibatkan peran aktif masyarakat secara langsung dan menyenangkan.

_____________________________________________________________________

Kontak Media: Humas Bawaslu Kota Makassar

Website: makassar.bawaslu.go.id Instagram: @bawaslumakassar