SDM Jadi Jantung Pengawasan Pemilu, Bawaslu Siapkan Strategi Pasca Tahapan
|
Jakarta — Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 memang telah usai, namun tugas pengawasan demokrasi tidak pernah benar-benar berhenti. Di balik kuatnya sistem dan regulasi, kualitas pengawasan pemilu sangat ditentukan oleh satu faktor utama: manusia.
Hal itu disampaikan Anggota Bawaslu RI, Herwyn J. H. Malonda, dalam Podcast Bawaslu RI Episode 35 yang membahas strategi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) Bawaslu di masa pasca tahapan Pemilu dan Pemilihan.
Menurut Herwyn, SDM merupakan jantung dari seluruh proses pengawasan pemilu. Regulasi yang baik dan perangkat pengawasan yang lengkap tidak akan berjalan efektif tanpa pengawas yang kompeten, berintegritas, dan berkarakter kuat.
“Saya selalu mengatakan bahwa jantung dari pengawasan pemilu untuk mengukur kualitas pemilu adalah manusia. Sebagus apa pun regulasi dan sedetail apa pun alat kerja pengawasan, semuanya tidak akan berhasil tanpa SDM yang mumpuni,” tegas Herwyn.
Sebagai langkah penguatan ke depan, Bawaslu RI tengah mengembangkan konsep “Bawaslu Membelajar”, sebuah pendekatan peningkatan kapasitas berkelanjutan yang berfokus pada penguatan kompetensi personal pengawas pemilu di seluruh daerah.
Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan pengawasan di wilayah-wilayah dengan karakteristik dan kompleksitas yang beragam, sekaligus memastikan kesiapsiagaan SDM Bawaslu meski berada di luar tahapan Pemilu dan Pemilihan.
Dalam kesempatan tersebut, Herwyn juga mengakui adanya tantangan signifikan dalam pengelolaan SDM Bawaslu pasca Pemilu Serentak, khususnya di daerah-daerah tertentu yang memerlukan perlakuan khusus dan pendampingan berulang.
“Ada daerah-daerah yang memang harus kita perlakukan secara khusus. Bahkan kita lakukan pendampingan berkali-kali untuk memastikan kualitas pengawasan tetap terjaga,” ujarnya.
Melalui strategi pengelolaan SDM yang adaptif dan berkelanjutan, Bawaslu berkomitmen menjaga api pengawasan demokrasi agar tetap menyala, tidak hanya saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga dalam masa jeda sebagai bagian dari konsolidasi demokrasi nasional.
Podcast ini menjadi refleksi sekaligus penegasan bahwa pengawasan pemilu bukan kerja musiman, melainkan kerja nilai dan dedikasi yang terus dijaga.
Saksikan lebih lanjut di Youtube Bawaslu RI, yamg mulai tayang, tanggal 31 Januari 2026.
Penulis : @rminth