Lompat ke isi utama

Berita

Sekjen Bawaslu RI Tekankan Pelantikan sebagai Bagian dari Perjalanan Karier dan Penguatan Kelembagaan

Bawaslu Kota Makassar

Jakarta, 13 Februari 2026 — Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum menegaskan bahwa pelantikan pejabat administrasi merupakan bagian dari dinamika dan proses pembinaan karier dalam birokrasi yang harus dimaknai sebagai amanah dan tanggung jawab. Hal tersebut disampaikannya dalam arahannya pada pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan administrasi yang dilaksanakan secara daring, Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Sekjen menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik serta mengingatkan bahwa pelantikan bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari perjalanan pengabdian. Ia menekankan agar para pejabat yang dilantik tidak larut dalam euforia, namun tetap fokus menjalankan tugas secara profesional. “Pelantikan adalah hal yang biasa dalam kehidupan birokrasi. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ujarnya.

Sekjen juga mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat ratusan jabatan struktural yang kosong di lingkungan Bawaslu, dan pengisian jabatan dilakukan secara bertahap melalui proses penilaian yang profesional dan objektif. Ia menegaskan bahwa setiap keputusan pelantikan didasarkan pada pertimbangan kompetensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi, serta menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan.

Lebih lanjut, ia mendorong seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Bawaslu untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan memanfaatkan peluang pengembangan karier, baik melalui jalur struktural maupun fungsional. Menurutnya, setiap pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sepanjang menunjukkan integritas, komitmen, dan kinerja yang baik.

Sekjen juga mengajak seluruh jajaran untuk menjaga soliditas dan menjadikan Bawaslu sebagai lembaga yang terus tumbuh dan berkembang. Ia menekankan pentingnya membangun mentalitas yang kuat, profesionalisme, serta semangat kebersamaan dalam menjalankan peran sebagai bagian dari sistem pendukung pengawasan demokrasi di Indonesia.

Melalui pelantikan ini, diharapkan para pejabat yang baru dilantik dapat memperkuat kinerja organisasi serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu, sejalan dengan komitmen Bawaslu dalam menjaga integritas dan kredibilitas proses demokrasi.

Penulis: @rminth