Lompat ke isi utama

Berita

Sekolah Demokrasi Bawaslu Makassar Fokus Sasar Pelajar, Lima Sekolah Jadi Pilot Project Tahun 2026

Bawaslu Makassar Fokus Sasar Pelajar, Lima Sekolah Jadi Pilot Project Tahun 2026

Makassar, (7/1/2026); Bawaslu Kota Makassar menetapkan Sekolah Demokrasi Bawaslu Makassar (SDBM) sebagai program utama dan fokus kegiatan tahun 2026, dengan sasaran pelajar tingkat sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, dan sederajat. Program ini dirancang sebagai upaya strategis dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada generasi muda.

Ketua Bawaslu Kota Makassar menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi fase awal penguatan SDBM melalui pendekatan pilot project yang difokuskan pada lima sekolah di Kota Makassar. Kelima sekolah tersebut akan menjadi percontohan pelaksanaan pendidikan demokrasi yang terstruktur, berkelanjutan, dan aplikatif.

“Sekolah Demokrasi Bawaslu Makassar di tahun 2026 kami fokuskan pada pelajar tingkat menengah. Lima sekolah akan menjadi pilot project sebagai langkah awal membangun kesadaran demokrasi sejak dini,” ujar Ketua Bawaslu Kota Makassar.

Melalui SDBM, Bawaslu Kota Makassar tidak hanya menyampaikan pengetahuan kepemiluan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai dasar demokrasi, etika berdemokrasi, pengawasan partisipatif, serta pentingnya integritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang kritis, berintegritas, dan bertanggung jawab sebagai calon pemilih di masa depan.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas, Risal Suaib bahwa metode pelaksanaan SDBM dirancang interaktif dan kontekstual, dengan pendekatan dialogis, diskusi kelompok, serta simulasi sederhana yang relevan dengan dunia pelajar. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus minat generasi muda terhadap demokrasi dan kepemiluan.

Sebagai bagian dari penguatan program, Bawaslu Kota Makassar juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, serta pihak sekolah, guna memastikan pelaksanaan SDBM berjalan efektif dan berkelanjutan.

Menurut Ketua Bawaslu Kota Makassar, fokus pada pelajar sekolah menengah merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas demokrasi. “Pemilih yang cerdas dan berintegritas tidak lahir secara instan. Ia dibentuk melalui proses pendidikan yang berkelanjutan, salah satunya melalui Sekolah Demokrasi Bawaslu Makassar,” tegasnya.

Dengan menjadikan SDBM sebagai program unggulan tahun 2026, Bawaslu Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi pencegahan melalui pendidikan demokrasi, sekaligus menyiapkan generasi pemilih muda yang sadar hak dan kewajibannya dalam bingkai demokrasi yang berintegritas.

Penulis : @rminth