Lompat ke isi utama

Berita

Sekretaris Departemen Ilmu Politik Unhas, Endang Sari Hadiri Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Kota Makassar

Bawaslu Kota Makassar

Sekretaris Departemen Ilmu Politik Unhas Endang Sari, saat memberikan sambutan sekaligus membukan kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang dilaksanakan di Aula Prof. Syukur Abdullah Fisip Unhas Makassar, Kamis, 5/3/2026.

Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu Kota Makassar menggelar kegiatan bertajuk “Ngabuburit Pengawasan” bersama mahasiswa Departemen Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Makassar. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi dan pembelajaran bersama mengenai pengawasan pemilu serta dinamika demokrasi di Kota Makassar.

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang dilaksanakan di Aula Prof. Syukur Abdullah Fisip Unhas Makassar, Kamis, 5/3/2026, dihadiri oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Rachmat Sukarno, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Risal Suaib, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Eric David Andreas, serta Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas Ahmad Fuadi Sehuddin dan Sekretaris Departemen Ilmu Politik Unhas Endang Sari.

Dalam sambutannya, Endang Sari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin Bawaslu. Menurutnya, program “Ngabuburit Pengawasan” yang dilaksanakan dengan berkeliling kampus merupakan ruang kolaborasi yang penting antara penyelenggara pemilu dan kalangan akademisi.

Ia menjelaskan bahwa dalam praktik demokrasi yang berjalan saat ini masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, pengawasan menjadi salah satu pilar penting dalam memastikan proses demokrasi berjalan sesuai aturan perundang-undangan serta menjunjung tinggi keadilan bagi seluruh masyarakat.

“Demokrasi tidak akan pernah berdiri kokoh dan bertahan lama tanpa adanya pengawasan yang kuat. Karena itu pengawasan menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh proses demokrasi berjalan sesuai aturan dan melindungi hak-hak rakyat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa mahasiswa, khususnya mahasiswa Ilmu Politik, memiliki peran strategis dalam mengawal proses demokrasi. Tidak hanya memahami teori di dalam kelas, mahasiswa juga diharapkan dapat melengkapi pengetahuannya melalui pengalaman praktis di lapangan, termasuk dengan mendengarkan langsung pengalaman Bawaslu dalam mengawal proses demokratisasi di Kota Makassar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mendengar langsung berbagai pengalaman Bawaslu Kota Makassar, mulai dari dinamika pengawasan pemilu hingga tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas pengawasan.

Sekretaris Departemen Ilmu Politik Unhas, Endang Sari juga menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kota Makassar atas inisiatif kegiatan tersebut serta atas kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik. Selama ini, banyak mahasiswa yang melakukan penelitian, magang, hingga terlibat sebagai penyelenggara pemilu di berbagai tingkatan, mulai dari kecamatan, kelurahan hingga Pengawas TPS.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Kota Makassar yang telah menginisiasi kegiatan ini dan membuka ruang kolaborasi bersama kampus. Banyak mahasiswa kami yang belajar langsung, melakukan penelitian, bahkan menjadi bagian dari penyelenggara pemilu,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada satu kesempatan saja, tetapi dapat terus berlanjut sebagai ruang kolaborasi antara dunia akademik dan penyelenggara pemilu. Menurutnya, hubungan antara ilmu politik, Bawaslu, dan penyelenggaraan pemilu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

-

Penulis dan Editor: Irham Staf Humas Bawaslu Kota Makassar